Rabu, 12 Agustus 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Irama KitaIrama Kita
Irama Kita - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Wisata › 30 Kawasan Konservasi Tutup Demi Keselamatan Wisat...
Wisata

30 Kawasan Konservasi Tutup Demi Keselamatan Wisatawan

Pemerintah Tutup Taman Nasional Saat Lebaran dan Nyepi Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan resmi menutup sejumlah kawasan konservasi selama libur Idul Fitri dan

30 Kawasan Konservasi Tutup Demi Keselamatan Wisatawan

Pemerintah Tutup Taman Nasional Saat Lebaran dan Nyepi

Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan resmi menutup sejumlah kawasan konservasi selama libur Idul Fitri dan Nyepi 2026. Kebijakan ini mencakup taman nasional, taman wisata alam, hingga suaka margasatwa di berbagai wilayah Indonesia.

Penutupan dilakukan pada periode 19 hingga 22 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi sekaligus mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang.


Total 30 Kawasan Konservasi Ditutup

Secara keseluruhan, pemerintah menutup 30 kawasan konservasi. Rinciannya terdiri dari 19 taman nasional, 9 taman wisata alam, dan 2 suaka margasatwa.

Taman Nasional Tutup Saat Libur Idulfitri dan Nyepi 2026
Pulau Sumatera
1.⁠ ⁠Taman Nasional Batang Gadis
Periode: 21-22 Mar 2026
2.⁠ ⁠Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Pintu Masuk Balik Bukit)
Periode: 25 Mei 2025 – belum ditentukan
3.⁠ ⁠Taman Nasional Way Kambas
Periode: 17 Jan – 31 Mei 2026

Pulau Jawa
4.⁠ ⁠Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
a. Kawasan Gunung Semeru
Periode: 1-31 Desember 2026
b. Kawasan Gunung Bromo Tengger
Periode:19-20 Maret (kembali dibuka setelah shalat idul fitri)
5.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Periode: 1 Januari-12 April 2026
Dengan khusus objek wisata alam non pendakian, ditutup hanya saat libur hari raya idul fitri (20 Maret)
6.⁠ ⁠Taman Nasional Alas Purwo
Periode: 20-21 Mar 2026
7.⁠ ⁠Taman Nasional Baluran
Periode: 20-22 Mar 2026
8.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Merapi
Periode: 21 Maret 2026
9.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Merbabu (Jalur Suwanting)
Periode: 19-22 Mar 2026
10.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Periode: 19 Des 2025 – 31 Mar 2026

Bali dan Nusa Tenggara
11.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Rinjani
Periode: 1 Jan – 31 Mar 2026
12.⁠ ⁠Taman Nasional Tambora
Periode: 24 Des 2025 – 30 Apr 2026
13.⁠ ⁠Taman Nasional Mutis Timau
Periode: 10 Mar – 5 Apr 2026

Pulau Kalimantan
14.⁠ ⁠Taman Nasional Kutai
Periode: 20-21 Mar 2026
15.⁠ ⁠Taman Nasional Gunung Palung (Laman Satong)
Periode: 17 Jan 2023 – 31 Des 2026
16.⁠ ⁠Taman Nasional Kayan Mentarang
Periode: 18 Mar – 5 Apr 2026

Pulau Sulawesi
17.⁠ ⁠Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai
Periode: 20-21 Mar 2026
18.⁠ ⁠Taman Nasional Gandang Dewata
Periode: 28 Des 2025 – 22 Mar 2026
Maluku dan Papua
19.⁠ ⁠Taman Nasional Manusela (Pendakian Gunung Binaya)
Periode: Mei 2025 – belum ditentukan

Taman Wisata Alam dan Suaka Margasatwa Tutup Saat Libur Idulfitri & Nyepi 2026
Pulau Sumatera
1.⁠ ⁠TWA Gunung Permisan
Periode: 18-24 Mar 2026
2.⁠ ⁠TWA Gunung Marapi
Periode: Tidak disebutkan
3.⁠ ⁠TWA Malino
Periode: 28 Des 2025 – 22 Mar 2026

Pulau Jawa
4.⁠ ⁠TWA Batu Gamping
Periode: 20-22 Mar 2026
5.⁠ ⁠TWA Guci (Kabupaten Tegal)
Periode: 21 Des 2025 – 12 Des 2026
6.⁠ ⁠Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang
Periode: Tidak disebutkan

Bali dan Nusa Tenggara
7.⁠ ⁠TWA Sangeh, Panelokan, Danau Buyan/Tamblingan, Gunung Batur
Periode: 18-20 Mar 2026

Pulau Kalimantan
8.⁠ ⁠TWA Padang Luwai
Periode: 1 Mar – 30 Apr 2026
9.⁠ ⁠Suaka Margasatwa Kelian
Periode: 1 Mar – 30 Apr 2026

Maluku dan Papua
10.⁠ ⁠TWA Klamono
Periode: 18-24 Mar 2026
11.⁠ ⁠TWA Beirat
Periode: 18-24 Mar 2026


Alasan Penutupan: Keselamatan dan Pemulihan Alam

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan hanya soal hari raya. Penutupan juga bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan pengunjung.

Lonjakan wisatawan saat libur panjang dinilai berpotensi melebihi kapasitas kawasan. Hal ini bisa berdampak pada kerusakan ekosistem maupun risiko kecelakaan.

Selain itu, pemerintah ingin memberi waktu bagi alam untuk pulih. Beberapa kawasan memang membutuhkan jeda dari aktivitas wisata untuk menjaga keseimbangan lingkungan.


Terapkan Prinsip Zero Waste dan Zero Accident

Kementerian Kehutanan juga menekankan penerapan prinsip “zero waste” dan “zero accident” di kawasan wisata alam.

Artinya, pengelola wajib memastikan kebersihan lingkungan serta keamanan pengunjung. Fasilitas seperti petugas, tim medis, dan sarana keselamatan harus tersedia dengan baik.

Selain itu, sistem kuota pengunjung akan diterapkan di lokasi yang tetap dibuka. Hal ini bertujuan menghindari overcapacity.


Imbauan untuk Wisatawan

Masyarakat diimbau untuk mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung ke destinasi wisata alam. Informasi penutupan biasanya diumumkan melalui media sosial resmi masing-masing pengelola kawasan.

Wisatawan juga disarankan memilih alternatif destinasi lain yang tetap buka selama periode libur Lebaran dan Nyepi.


Kesimpulan

Penutupan taman nasional dan wisata alam saat Lebaran dan Nyepi 2026 merupakan langkah strategis pemerintah. Kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan pengunjung sekaligus melindungi ekosistem.

Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam merencanakan liburan serta mendukung upaya pelestarian alam di Indonesia.

Tags: Penutupan Taman Nasional Taman Nasional

Baca Juga: apk-live.com