Rabu, 12 Agustus 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Irama KitaIrama Kita
Irama Kita - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Berita › Selat Hormuz Jadi Sorotan Dunia, Pentagon Klaim Si...
Berita

Selat Hormuz Jadi Sorotan Dunia, Pentagon Klaim Siap Mengatasi

Menhan AS Bilang Tak Perlu Khawatir Penutupan Selat Hormuz: “Kami Sudah Tangani” Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan dunia tidak perlu

Selat Hormuz Jadi Sorotan Dunia, Pentagon Klaim Siap Mengatasi

Menhan AS Bilang Tak Perlu Khawatir Penutupan Selat Hormuz: “Kami Sudah Tangani”

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan dunia tidak perlu terlalu khawatir terhadap kemungkinan penutupan Selat Hormuz. Ia menegaskan pemerintah AS telah menyiapkan langkah untuk memastikan jalur perdagangan energi global tetap berjalan.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi perdagangan minyak dunia.

AS Klaim Sudah Punya Rencana

Dalam konferensi pers di Pentagon, Hegseth menyebut pemerintah AS telah mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi potensi gangguan di Selat Hormuz. Ia menegaskan militer AS tidak akan membiarkan jalur pelayaran strategis tersebut terhambat terlalu lama.

Menurutnya, Pentagon bersama lembaga pemerintah lainnya sedang bekerja untuk memastikan aliran energi global tetap lancar meski konflik meningkat. Ia menekankan bahwa stabilitas perdagangan energi menjadi prioritas utama.

Hegseth juga mengatakan militer AS fokus pada operasi yang bertujuan melemahkan kemampuan Iran, termasuk infrastruktur militer yang dapat mengancam pelayaran di kawasan tersebut.

Selat Hormuz Jalur Vital Minyak Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut.

Jika jalur ini terganggu atau ditutup, dampaknya bisa sangat besar bagi ekonomi global, termasuk lonjakan harga minyak dan gangguan pasokan energi ke berbagai negara.

Ketegangan terbaru membuat banyak kapal tanker menunda perjalanan atau mengubah rute karena risiko keamanan yang meningkat.

Baca Juga: Bodø/Glimt Sapu Bersih 5 Kemenangan di Liga Champions 2026

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi

Krisis di Selat Hormuz berkaitan erat dengan konflik militer yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan sekutunya melawan Iran. Sejumlah laporan menyebut Iran sempat mengancam atau mencoba mengganggu lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Situasi ini memicu kekhawatiran global karena jalur tersebut menjadi “titik cekik” perdagangan energi dunia.

Meski demikian, pemerintah AS menegaskan bahwa jalur tersebut secara teknis masih terbuka bagi pelayaran internasional, selama tidak ada serangan terhadap kapal.

Upaya Menjaga Arus Energi Global

Amerika Serikat dan negara sekutunya kini terus memantau perkembangan situasi di Teluk Persia. Beberapa negara bahkan mempertimbangkan pengawalan militer terhadap kapal tanker minyak untuk menjaga keamanan pelayaran.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan lebih besar terhadap pasar energi global.

Meski ketegangan geopolitik masih tinggi, pernyataan Pentagon bertujuan memberikan sinyal bahwa pasokan energi dunia tetap dapat dijaga dan tidak akan terhenti sepenuhnya.

Tags: Jalur Minyak Dunia Menhan AS Pete Hegseth Selat Hormuz